Selasa, 06 Februari 2024

Diny Blog

NAMA: DINY RAHMAWATI
KELAS: IX-I
NOMER ABSEN: 10

       -MAPEL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM-
                                   Artikel
                             Tugas akhir II
                           Pai•Keagamaan
            Kelas VIII Semester genap Bab 6
                      -Kurikulum Merdeka-


Peta konsep👆🏻


       "INSPIRASI AL-QUR'AN INDAHNYA.                                    BERAGAMA SECARA MODERAT"

 A.Hukum Bacaan Nun Mati atau Tanwin


  Nun mati adalah huruf nun dengan harakat sukun. Nun mati tidak bisa dibunyikan kecuali diawali huruf lain.


Tanwin adalah nun mati yang bertempat di akhir kata benda (al-ism) yang terlihat apabila dibaca bersambung dengan huruf berikutnya dan hilang ketika dibaca waqaf (berhenti).


Ada 4 hukum bacaan nun mati atau tanwin:
•Izhar
•Izgam
•Iqlab
•Ikhfa
•Izhar

  Iẓhar berarti jelas, terang, dan tampak. Nun mati atau tanwin dibaca izhar apabila bertemu dengan huruf berikut ini:

•hamzah ( ء)
•ha ( ه)
•ain ( ع)
•gain ( غ)
•ha ( ح)
•kha ( خ)

Hukum bacaan ini biasa disebut juga izhar halqi.

Idgam


  Idgam berarti memasukkan sesuatu pada sesuatu. Nun mati atau tanwin dibaca idgam apabila bertemu dengan huruf berikut ini:
~ya ( ي),
~nun ( ن)
~mim ( م)
~waw ( و)
~lam ( ل)
~ra (ر)
Idgam sendiri dibagi menjadi tiga yaitu:

•idgam bi gunnah
•izhar kilmi
•idgam bi la gunnah

Idgam bi gunnah harus dibaca dengung apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf berikut ini dalam dua kata:

  • ya ( ي)
  • nun ( ن)
  • mim ( م)
  • waw ( و)
  Sedangkan dibaca izhar kilmi, nun matinya harus dibaca terang apabila terjadi dalam satu kata. Idgam bi la gunnah dibaca tanpa dengung apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan ( ل) dan ra ( ر).

Iqlab

  Iqlāb berarti mengubah bentuk sesuatu dari asalnya. Apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ba ( ب) maka nun mati atau tanwin tersebut berubah jadi mim ( م) dengan disertai dengung.

Ikhfa



  Ikhfā’ berarti menutupi atau menyembunyikan. Apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf-huruf dibawah ini maka akan dibaca samar:

•Ta ( ت)
•Ṡa (ث)
•Jim ( ج)
•Dal ( د)
•Żal ( ذ)
•Zai ( ز)
•Sin ( س)
•Syin ( ش)
•Ṣad ( ص),
•Ḍad(ض),
•Ṭa ( ط)
•Ẓa ( ظ)
•Fa ( ف)
•Qof ( ق)
•Kaf ( ك)

B.Hukum Bacaan Mim Mati

  Hukum bacaan mim mati dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

~Ikhfa syafawi
~Idgam mislain
~Izhar syafawi

  Disebut ikhfā’ syafawi apabila ada huruf mim mati bertemu dengan huruf ba ( ب), cara membaca mim mati tersebut disembunyikan dengan dibaca samar antara jelas dan berdengung.

  Disebut idgam miṡlain apabila ada huruf mim mati bertemu dengan sesama huruf mim, cara membacanya huruf mim pertama dimasukkan ke dalam huruf mim kedua.

 
  Disebut dengan bacaan Iẓhār syafawi apabila ada huruf mim mati bertemu dengan huruf selain ba ( ب) dan mim ( م), cara membacanya, huruf mim mati dibaca jelas.

C.Q.S al- Baqarah ayat 143 dan artinya

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ اُمَّةً وَّسَطًا لِّتَكُوْنُوْا شُهَدَاۤءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُوْنَ الرَّسُوْلُ عَلَيْكُمْ شَهِيْدًاۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِيْ كُنْتَ عَلَيْهَآ اِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَّتَّبِعُ الرَّسُوْلَ مِمَّنْ يَّنْقَلِبُ عَلٰى عَقِبَيْهِۗ وَاِنْ كَانَتْ لَكَبِيْرَةً اِلَّا عَلَى الَّذِيْنَ هَدَى اللّٰهُۗ وَمَا كَانَ اللّٰهُ لِيُضِيْعَ اِيْمَانَكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ


Yang artinya: “Demikian pula Kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat pertengahan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Nabi Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Kami tidak menetapkan kiblat (Baitulmaqdis) yang (dahulu) kamu berkiblat kepadanya, kecuali agar Kami mengetahui (dalam kenyataan) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang berbalik ke belakang. Sesungguhnya (pemindahan kiblat) itu sangat berat, kecuali bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”


Kandungan Q.S al- Baqarah ayat 143

  Kata kunci dalam kandungan al-Baqarah ayat 143 adalah “ummatan wasaṭan” yang berarti umat pertengahan.


  Ayat ini menunjukkan bahwa ajaran Islam bersifat wasath (moderat), sehingga umat yang mengamalkan ajaran islam adalah umat moderat.

 

D.Ada dua sifat yang digambarkan melekat pada ummatan wasaṭan, yaitu:

1.Umat yang adil
2.Umat yang moderat


  Adil memiliki tiga dimensi makna, yakni kesamaan, keseimbangan, dan proporsional.

  Adil dalam makna kesamaan berarti memberikan perlakuan yang sama dalam menegakkan aturan kepada semua orang tanpa membedakan latar belakang agama, sosial, ekonomi, maupun politik.


  Adil dalam makna keseimbangan berarti memberikan keseimbangan dalam kehidupan, sebagai contoh memberikan jalur roda khusus untuk penyandang disabilitas sehingga mereka bisa terlayani dengan baik selayaknya dengan yang tidak berkebutuhan khusus.



  Adil dalam makna proporsional berarti menempatkan segala sesuatu pada tempatnya atau memberikan setiap hak kepada pemiliknya.

  Selanjutnya umat moderat berarti yang tidak berlebih-lebihan, menyeimbangkan antara duniawi dan akhirat.


Sesuai sabda Rasulullah Saw:


-
Yang artinya: Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Amal seseorang tidak akan pernah menyelamatkannya”. Mereka bertanya: “Engkau juga, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Begitu juga aku, kecuali jika Allah melimpahkan rahmat-Nya. Maka perbaikilah, tetapi jangan berlebihan, bersegeralah di pagi dan siang hari. Bantulah itu dengan akhir-akhir waktu malam. Berjalanlah pertengahan, berjalanlah pertengahan agar kalian mencapai tujuan.”

  Sejarah Pancasila dan sikap moderat para pemimpin umat Islam


  Dalam Piagam Jakarta yang belum direvisi, kita tahu bahwa terdapat isi pada poin pertama yaitu:


“Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”


 
  Namun Indonesia bukanlah negara Agama, namun negara Republik, dimana di dalamnya terdapat banyak agama yang diakui.


  Sehingga ada beberapa pihak yang tentunya keberatan dengan kata-kata “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, karena semua warga Indonesia bukanlah Muslim.


  Demi Indonesia yang baru saja di Proklamirkan, para pemimpin setuju untuk merubah kata-kata tersebut sehingga menjadi: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemimpin kita bersifat moderat.***

HIKMAH

  Moderasi beragama sangat diperlukan sebagai solusi, agar dapat menjadi kunci penting untuk menciptakan kehidupan keagamaan yang rukun, harmoni, damai, serta keseimbangan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, bernegara maupun kehidupan beragama.

MANFAAT

  Mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, berdialog dengan baik, dan menciptakan kerukunan antarumat beragama



contoh ilustrasi gambar 
    INSPIRASI AL-QUR'AN INDAHNYA BERAGAMA SEGARA MODERAT


 
 ~Sumber google~

    "L I N K  Y O U T U B E"



Link YouTube untuk penjelasan materi pembelajaran 👆🏻

E.KESIMPULAN

  Memahami hukum bacaan nun mati dan mim mati adalah kunci untuk membaca Al-Qur'an dengan benar. Terutama, aturan-aturan ini membantu memahami makna dalam konteks ayat-ayat Al-Qur'an. Pengertian yang baik tentang hukum bacaan ini juga mencerminkan kebijaksanaan dan keteladanan para pemimpin umat Islam, seperti yang tergambar dalam Piagam Jakarta yang telah direvisi.

F.SARAN

  Keberagaman di Indonesia menciptakan sikap moderat, menunjukkan bahwa pemimpin bersifat inklusif dan memahami kebutuhan seluruh warganya, meskipun berasal dari latar belakang agama yang berbeda. Dengan demikian, pemahaman hukum bacaan nun mati dan mim mati bukan hanya soal tajwid, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai toleransi dan moderasi dalam masyarakat.***

G.DAFTAR PUSTAKA

1.https://www.medianekita.com/edukasi/amp/2249993576/rangkuman-materi-pai-kelas-8-smp-kurikulum-merdeka-bab-6-inspirasi-al-quran-indahnya-beragama-secara-moderat

2.BUKU PAI KELAS 8 KURIKULUM MERDEKA.



                           ~SELESAI~
ARTIKEL INI SAYA BUAT GUNA MEMENUHI TUGAS AKHIR II MAPEL INFORMATIKA.



Minggu, 04 Februari 2024

Diny Blog

NAMA:DINY RAHMAWATI
KELAS:IX-I
NO.ABSEN:10
     -MAPEL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL-
                                  Artikel
                           Tugas Akhir II
                              IPS•Sejarah
             Kelas VIII Semester genap bab IV
                         KURIKULUM 2013


PETA KONSEP👆🏻

   "ORGANISASI DAN PERGERAKAN NASIONAL" 

  A.Pengertian Pergerakan Nasional
Apa itu pergerakan nasional?
  Pergerakan nasional di Indonesia merupakan suatu fenomena yang melibatkan beragam bidang, seperti bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dalam konteks ini, pergerakan nasional dalam bidang politik memegang peranan yang sangat signifikan. Penjajah menggunakan politik sebagai alat dominasi di segala bidang kehidupan.

  Pergerakan nasional mencakup segala aspek kehidupan, mulai dari budaya hingga keputusan politik. Ini berkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.

   B.Faktor-faktor Timbulnya Pergerakan Nasional
Munculnya pergerakan nasional di Indonesia dapat ditarik akar pada dua faktor utama: faktor internal dan faktor eksternal. Meskipun faktor eksternal mempengaruhi pergerakan nasional, faktor internal memainkan peranan yang lebih menentukan.

1.Faktor Internal:
-Tekanan dan Penderitaan: Rakyat Indonesia terus menerus merasakan tekanan dan penderitaan yang diakibatkan oleh penjajah. Ini mendorong mereka untuk melawan penjajah.
-Rasa Senasib Sepenanggungan: Di bawah cengkeraman penjajah, muncul rasa senasib sepenanggungan di antara rakyat Indonesia, yang menginspirasi semangat bersatu untuk memerdekakan diri dan membentuk negara.
-Kesadaran Nasional dan Harga Diri: Munculnya kesadaran nasional dan harga diri karena keinginan untuk memiliki tanah air dan hak menentukan nasib sendiri.


2.Faktor Eksternal:
-Pengaruh Luar Negeri: Faktor dari luar negeri, meskipun tidak menjadi faktor utama, mempercepat proses pergerakan nasional. Pengaruh luar mendorong rakyat Indonesia untuk lebih cepat meraih kemerdekaan.

  Sejarah pergerakan nasional Indonesia menunjukkan bahwa perjuangan bangsa ini didorong oleh dorongan internal yang kuat. Perjuangan yang dilakukan secara lokal, ketergantungan pada pemimpin feodal atau penguasa setempat, dan ketidakpersatuan rakyat hanya akan mengakibatkan kegagalan. Oleh karena itu, perjuangan nasional memerlukan pendekatan yang berbeda.


C.Organisasi-Organisasi Pergerakan Nasional


  Ada berbagai organisasi yang berperan penting dalam pergerakan nasional Indonesia. Di antara organisasi-organisasi tersebut, beberapa yang paling menonjol adalah:

1.Indische Partij

Indische Partij, yang didirikan oleh tiga serangkai tokoh utama, yaitu Dr. Douwes Dekker, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Suwardi Suryaningrat, muncul pada tanggal 20 Mei 1908. Organisasi ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kaum Indo dan melawan pemerintah kolonial Belanda.
2.Perhimpunan Indonesia
Perhimpunan Indonesia adalah organisasi yang dibentuk oleh para mahasiswa Indonesia di Belanda, dengan tokoh seperti R.P Sosrokartono, R. Husein Jayadiningrat, dan Mohammad Hatta yang menjadi pengasuh majalah Hindia Poetra.
Organisasi ini bertujuan menyebarkan ide-ide anti kolonial dan mengkritik praktik sewa tanah industri gula Hindia Belanda yang merugikan petani.
3.Partai Nasional Indonesia
Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dipimpin oleh Ir. Soekarno, lahir pada tahun 1927. PNI ditangkap pada tahun 1930 oleh pihak kolonial Belanda karena dianggap sebagai ancaman terhadap kolonialisme.
4.Partai Indonesia Raya (Parindra)
Parindra lahir pada tanggal 25 Desember 1935 dan merupakan gabungan dari Budi Utomo dan Persatuan Bangsa Indonesia. Organisasi ini fokus pada pendidikan rakyat, persatuan, kesatuan bangsa, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
5.Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo)
Gerindo didirikan oleh A.K. Gani, Mr. Moh. Yamin, dan Mr. Amir Syarifudin pada tanggal 24 Mei 1937 di Jakarta. Tujuannya adalah mencapai kemerdekaan Indonesia dengan prinsip nasionalisme dan demokrasi.
6.Sarekat Islam (SI)
Serikat Islam didirikan oleh H. Samanhudi pada tahun 1911 di Surakarta. Organisasi ini awalnya bernama Sarekat Dagang Islam (SDI) dan kemudian menjadi SI. SI pecah menjadi dua pada tahun 1921, yaitu SI Merah pimpinan Semaun dan SI Putih pimpinan H.O.S. Cokroaminoto.
7.Pergerakan Wanita
Pergerakan wanita di Indonesia dipelopori oleh R.A. Kartini, yang memengaruhi kaum wanita untuk memperjuangkan emansipasi. Selain Kartini, tokoh-tokoh seperti Dewi Sartika, R.A. Sabarudin, dan R.A. Sutinah Joyopranoto juga memainkan peran penting dalam pergerakan wanita. Kongres wanita Indonesia pada tahun 1928 memunculkan Perserikatan Istri Indonesia (PII).
8.Perguruan Muhammadiyah
Meskipun pergerakan nasional lebih menonjol dalam bidang politik, Perguruan Muhammadiyah memilih pendekatan melalui pendidikan dan sosial. Didirikan pada tanggal 18 November 1912 oleh KH.
Ahmad Dahlan, organisasi ini mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat. Seiring dengan pergerakan nasional lainnya, Muhammadiyah juga menjadi sorotan pemerintah kolonial Belanda, meskipun langkah dan gerakannya tidak terlibat dalam politik.
  Organisasi-organisasi tersebut menjadi bagian penting dalam pergerakan nasional Indonesia, dengan masing-masing kontribusi uniknya dalam perjuangan menuju kemerdekaan. Sejarah pergerakan nasional Indonesia mengilhami kita untuk menghargai semangat perjuangan yang telah membentuk bangsa ini.
  Selain delapan organisasi tersebut, masih banyak organisasi lain yang didirikan dalam rangka memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Seperti Partai Nasionalis Indonesia (PNI) dengan pendirinya Ir. Soekarno, Muhammadiyah yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan, dan Nahdlatul Ulama dengan tokoh pendiri KH. Hasyim Asy’ari.
pergerakan itu menandai perubahan pola gerakan, dari awalnya banyak melalui perjuangan fisik atau perang beralih pada meja-meja perundingan dan negoisasi.

  Seperti diketahui, pada periode awal abad ke-20, Indonesia masih berada di bawah pemerintahan kolonial Belanda yang menguasai beberapa wilayah di Nusantara.

  Organisasi-organisasi pergerakan yang dibentuk pada masa tersebut bertujuan untuk melawan penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
  Melalui organisasi ini, anak-anak muda berupaya untuk menentukan nasib bangsanya sendiri dan juga demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

  Organisasi pergerakan nasional yang berisi sekelompok orang dengan struktur keanggotaan resmi ini memiliki satu tujuan untuk bersama-sama berjuang untuk kepentingan bersama di atas nama bangsa Indonesia.

  Itulah sebabnya tujuan organisasi ini menjadi lebih lancar dan baik karena menuju tujuan yang sama.
Contoh ilustrasi gambar Organisasi dan Pergerakan Nasional di Indonesia:

Sumber google



D.KESIMPULAN 
  Pergerakan nasional muncul pada awal tahun 1908 yang ditandai dengan
berdirinya organisasi pertama yang diberi nama Budi Utomo. Munculnya
pergerakan nasional ini juga terjadi beberapa faktor yang diantaranya terjadi
karena faktor internal dan eksternal. Organisasi yang awal berdiri pada awal
masa pergerakan diantaranya ada Budi Utomo, Sarekat Dagang Islam, dan
Indische Partij. Kemudian disusul partai-partai lain yang bermunculan yang
bergerak pada bidang sosial dan budaya. Jarang dari mereka yang lahir dan
langsung bergerak ke kiprah politik karena akan membuat pemerintah Belanda
curiga dan akan menjadi pusat perhatiannya.
Yang kemudian lahirlah sebuah organisasi Gabungan Politik Indonesia
pada tanggal 21 Mei 1939 pada rapat Parindra dan diketuai oleh Moh. Husni
Thamrin. Banyak partai politik yang ikut serta bergabung dengan Gapi ini.
Diantaranya Parindra, Gerindo, Pasundan, Partai Sarekat Islam (PSI), dan
Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Kebijakan dari Gapi itu sendiri
diantaranya adalah membuat parlemen yang anggotanya dipilih dari rakyat dan
untuk rakyat. Pada rapatnya Gapi membentuk Kongres yang menghasilkan
pembentukan Kongres Rakyat Indonesia pada tanggal 23 Desember 1939.
Agenda yang akan dibahas dari KRI ini adalah tentunya mengenai “Indonesia
Berparlemen dan KRI bertujuan untuk menjaga keselamatan dan
mensejahterakan keadaan rakyat Indonesia. Kemudian pada tangga 14
September 1941 KRI dirubah menjadi MRI. Kemudian kongres MRI dibentuk
untuk lebih mematangkan aksi “Indonesia Berparlemen”.
  Gabungan Politik Indonesia merupakan suatu badan organisasi politik
yang menaungi beberapa partai politik yang masuk di dalamnya untuk
mewujudkan cita-cita yang diharapkannya. Sebelum adanya Gapi ada.
beberapa organisasi yang menjadi awal berdirinya pergerakan nasional
dalam mengawalinya. Dalam organisasi tersebut mencerminkan bahwa untuk
mencapai suatu tujuan yang diharapkan harus melalui beberapa proses,
perjuangan, dan pengorbanan yang dilakukan. Dengan usaha yang sungguh sungguh dan dikerjakan bersama-sama akan membuahkan hasil yang
diharapkan.
Pada Gabungan Politik Indonesia banyak anggota yang tergabung di
dalamnya. Orang yang tergabung dalam organisasi tersebut adalah orang
yang tentunya memiliki pengalaman dan termasuk kaum intelektual. Orang
yang berpendidikan berpartisipasi dalam perjuangan internal (berorganisasi)
dan orang yang tidak berpendidikan atau orang yang tidak memiliki
pengalaman berpartisipasi melalui perjuangan diluar organisasi.

E.SARAN
  Di dalam penelitian ini banyak yang sudah dibahas mengenai Gabungan
Politik Indonesia diantaranya ialah Petisi Sutardjo, Terbentuknya Gapi,
Perkembangan Gapi, Anggota Gapi, Partai-partai yang Terlibat, sampai dengan
tranfromasi Gapi. Banyak yang sudah dibahas, semoga menjadi rujukan
tambahan pagi para pembacanya.

F.DAFTAR PUSTAKA 

https://uici.ac.id/mengenal-sejarah-organisasi-pergerakan-nasional-dan-para-tokohnya/
https://fahum.umsu.ac.id/organisasi-pergerakan-nasional-di-indonesia/
-BUKU IPS KELAS VIII


                             ~SELESAI~
ARTIKEL INI SAYA BUAT GUNA MEMENUHI TUGAS AKHIR II MAPEL INFORMATIKA.

ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)

 DINY BLOG  " ASEAN '' A SSOCIATION OF ASIAN NA TIONS...        ARTIKEL by Diny rahmawati 10/9I ASEAN:PENGERTIAN,NE...